Beranda / Kumpulan dzikir dan doa

Doa haji dan umrah

Doa dan dzikir untuk ibadah haji dan umrah, dari talbiyah sampai thawaf, sa'i, dan hari Arafah, lengkap dengan teks Arab, latin, arti, dan sumbernya.

  • 1. Niat Umroh

ٱللَّهُمَّ لَبَّيْكَ عُمْرَةً

Latin

Allahumma Labbaika Umroh

Arti

Ya Allah aku memenuhi panggilanMu untuk umroh.

Keutamaan

Berihram dari miqot dan membaca niat

  • 2. Niat Haji

ٱللَّهُمَّ لَبَّيْكَ حَجًّا

Latin

Allahumma labbaika hajjan

Arti

Ya Allah aku memenuhi panggilanmu untuk berhaji.

Keutamaan

Berihram dari miqot dan membaca niat

  • 3. Jika khawatir tidak dapat menyelesaikan umrah karena sakit atau adanya penghalang lain

ٱللَّهُمَّ مَحِلِّى حَيْثُ حَبَسْتَنِى

Latin

allahummaAllahumma mahilli haitsu habastani

Arti

Ya Allah, tempat tahallul di mana saja Engkau menahanku.

Keutamaan

Dengan mengucapkan persyaratan ini—baik dalam umrah maupun ketika haji–, jika seseorang terhalang untuk menyempurnakan manasiknya, maka dia diperbolehkan bertahallalul dan tidak wajib membayar dam (menyembelih seekor kambing).

  • 4. Bacaan Talbiyah

لَبَّيْكَ ٱللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ ٱلْحَمْدَ وَٱلنِّعْمَةَ لَكَ وَٱلْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ

Latin

Labbaikallaahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik, innal hamda wan-ni'mata laka wal mulk, laa syariika lak.

Arti

Aku memenuhi panggilanMu ya Allah, aku memenuhi panggilanMu. Aku memenuhi panggilanMu, tiada sekutu bagiMu, aku memenuhi panggilanMu. Sesungguhnya pujaan dan nikmat adalah milikMu, begitu juga kerajaan, tiada sekutu bagiMu.

Keutamaan

Membaca dan memperbanyak talbiah di atas, sambil mengeraskan suara bagi laki-laki dan lirih bagi perempuan hingga tiba di Makkah

Sumber: HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 3/408, Muslim 2/841

  • 5. Doa masuk masuk kota Mekah

ٱللَّهُمَّ رَبَّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ ٱلسَّبْعِ وَمَـَٔآ أَظْلَلْنَ وَرَبَّ ٱلْأَرَضِينَ ٱلسَّبْعِ وَمَـَٔآ أَقْلَلْنَ وَرَبَّ ٱلشَّيَـٰطِينِ وَمَـَٔآ أَضْلَلْنَ وَرَبَّ ٱلرِّيَـٰحِ وَمَا ذَرَيْنَ أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَـٰذِهِ ٱلْقَرْيَةِ وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَأَعُوذُ بِكَ مِن شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا

Latin

Allaahumma robbas-samaawaatis-sab'i wa maa azhlalna, wa robbal aroḍiinas-sab'i wa maa aqlalna, wa robbasy-syayaaṭiini wa maa aḍlalna, wa robbar-riyaahi wa maa dzaroina. As-aluka khoiro haadzihil quryati wa khoiro ahlihaa, wa khoiro maa fiihaa, wa a'uudzu bika min syarrihaa wa syarri ahlihaa wa syarri maa fiihaa.

Arti

Ya Allah, Tuhan tujuh langit dan apa yang dinaunginya, Tuhan penguasa tujuh bumi dan apa yang di atasnya, Tuhan yang menguasai setan-setan dan apa yang mereka sesatkan, Tuhan yang menguasai angin dan apa yang diterbangkannya. Aku mohon kepadaMu kebaikan desa ini, kebaikan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan desa ini, kejelekan penduduknya dan apa yang ada di dalamnya.

Sumber: HR. Al-Hakim, menurut pendapatnya, hadits tersebut adalah sahih. Imam Adz-Dzahabi menyetujuinya 2/100, Ibnus Sunni, no. 524. Menurut Al-Hafizh Ibnu Hajar dalam Takhrij Adzkar 5/154: "Hadits tersebut adalah hasan." Bin Baz berkata: Hadits itu diriwayatkan pula oleh An-Nasai dengan sanad yang hasan. Lihat Tuhfatul Akhyar, hal. 37

  • 6. Doa masuk masjidil haram

أَعُوذُ بِٱللَّهِ ٱلْعَظِيمِ وَبِوَجْهِهِ ٱلْكَرِيمِ وَسُلْطَـٰنِهِ ٱلْقَدِيمِ مِنَ ٱلشَّيْطَـٰنِ ٱلرَّجِيمِ بِسْمِ ٱللَّهِ وَٱلصَّلَاةُ وَٱلسَّلَـٰمُ عَلَىٰ رَسُولِ ٱللَّهِ ٱللَّهُمَّ ٱفْتَحْ لِىٓ أَبْوَٰبَ رَحْمَتِكَ

Latin

A'uudzu billaahil 'azhiim, wa biwajhihil kariim, wa sulṭoonihil qodiim, minasy-syaiṭoonir-rojiim, (bismillaah, wash-sholaaatu) (was-salaamu 'alaa rosuulillaah) allaahummaftah lii abwaaba rohmatik.

Arti

Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung, dengan wajahNya Yang Mulia dan kekuasaanNya yang abadi, dari setan yang terkutuk [1] Dengan nama Allah dan semoga shalawat [3] dan salam tercurahkan kepada Rasulullah [3]Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmatMu untukku[4].

Sumber: [1]HR. Abu Dawud, lihat Shahih Al-Jami' no.4591. [2]HR. Ibnu As-Sunni no.88, dinyatakan Al-Albani "hasan". HR. Abu Dawud, lihat Shahih Al-Jami' 1/528. [3]HR. Muslim 1/494. [4]Dalam Sunan Ibnu Majah, dari hadits Fathimah "Allaahummagh fir li dzunubi waftahli abwaba rahmatik", Al-Albani menshahihkannya karena beberapa shahid. Lihat Shahih Ibnu Majah 1/128-129

  • 7. Doa ketika melihat ka'bah

ٱللَّهُمَّ أَنتَ ٱلسَّلَـٰمُ وَمِنكَ ٱلسَّلَـٰمُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِٱلسَّلَامِ

Latin

Allahumma antas salaam wa minkas salaam fahayyinaa rabbanaa bis salaam

Arti

Ya Allah sesungguhnya Engkau adalah As-Salaam (Yang suci/selamat dari segala aib dan kekurangan), dan dariMu-lah keselamatan, maka sambutlah kami wahai Rab kami dengan keselamatan.

Keutamaan

Saíd bin al-Musayyib rahimahullah (seorang ulama tabiín) jika masuk ke masjidil haram dan melihat ka'bah maka beliau membaca doa diatas.

Sumber: Atsar riwayat Ibnu Abi Syaibah di al-Mushonnaf 7/102 dan al-Baihaqi di As-Sunan al-Kubro 5/73 dengan sanad yang shahih

  • 8. Bertakbir Setiap Datang Ke Hajar Aswad

Keutamaan

Nabi Shallallahu'alaihi wasallam melakukan tawaf di Baitullah, di atas unta, setiap datang ke Hajar Aswad (tiang Ka'bah yang terdapat Hajar Aswad), beliau memberi isyarat dengan sesuatu yang dipegangnya dan bertakbir.

Sumber: HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 3/476, maksud "sesuatu" adalah tongkat. Lihat Al-Bukhari dengan Fathul Bari 3/472

  • 9. Doa Menuju Maqom Ibrahim

وَٱتَّخِذُوا۟ مِن مَّقَامِ إِبْرَٰهِـۧمَ مُصَلًّى

Latin

Wattakhidzuu mim maqoomi ibraahiima musholla.

Arti

Dan jadikanlah sebahagian maqom Ibrahim sebagai tempat shalat" (QS Al-Baqoroh : 125).

Keutamaan

Disunahkan shalat sunnah di belakang maqom Ibrahim

  • 10. Doa Minum Air Zamzam

ٱللَّهُمَّ إِنِّىٓ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَّافِعًا وَرِزْقًا وَٰسِعًا وَشِفَـَٔاءً مِّن كُلِّ دَءَاءٍ

Latin

Allahumma inni as aluka ílman naafián wa rizqon waasián wa syifaan min kulli daa in

Arti

Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rizki yang lapang, dan kesembuhan dari segala penyakit.

Keutamaan

Tidak ada doa khusus yang datang dari Nabi, silahkan berdoa dengan doa apa saja karena Nabi shallallahu álaihi wasallam bersabda, "Air zamzam untuk niat meminumnya". Akan tetapi diriwayatkan dari Ibnu Ábbas ketika minum zamzam ia berdoa dengan doa diatas.

Sumber: HR Ad-Daruqhutni dalam sunannya no 2738, akan tetapi dinilai dhoíf oleh Al-Albani di al-Irwaa' 4/333 karena pada sanadnya ada perawi yang bernama Al-Hakam yaitu Ibnu Abaan al-Ádani

  • 11. Doa Di Atas Bukit Shafa

لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَحْدَهُۥ لَا شَرِيكَ لَهُۥ لَهُ ٱلْمُلْكُ وَلَهُ ٱلْحَمْدُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَحْدَهُۥٓ أَنجَزَ وَعْدَهُۥ وَنَصَرَ عَبْدَهُۥ وَهَزَمَ ٱلْأَحْزَابَ وَحْدَهُۥ

Latin

Innash-shofaa wal marwata min sya'aa-irillah. Abda-u bimaa bada-allaahu bih.

Arti

Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah termasuk sy'iar agama Allah. Aku memulai sa'i dengan apa yang didahulukan oleh Allah.

Keutamaan

Ketika Nabi Shallallahu'alaihi wasallam dekat dengan bukit Shafa, beliau membaca doa diatas.

  • 12. Doa Di Atas Bukit Marwah

لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَحْدَهُۥ لَا شَرِيكَ لَهُۥ لَهُ ٱلْمُلْكُ وَلَهُ ٱلْحَمْدُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَحْدَهُۥٓ أَنجَزَ وَعْدَهُۥ وَنَصَرَ عَبْدَهُۥ وَهَزَمَ ٱلْأَحْزَابَ وَحْدَهُۥ

Latin

Allahuakbar (3x).Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir, laa ilaaha illallaahu wahdah, anjaza wa'dah, wa nashoro 'abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah.

Arti

Allah Maha Besar. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, Tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujian. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, yang melaksanakan janjiNya, membela hambaNya (Muhammad) dan mengalahkan golongan musuh sendirian.

Keutamaan

Nabi Shallallahu'alaihi wasallam mulai dengan naik ke bukit Shafa, hingga beliau melihat Ka'bah (jika memungkinkan). Lalu menghadap kiblat, membaca kalimat tauhid, bertakbir 3x, lalu membaca doa diatas. Kemudian beliau berdoa. Beliau membacanya (dzikir di atas dan doa) sebanyak 3x. Di dalam hadits tersebut dikatakan, Nabi Shallallahu'alaihi wasallam juga membaca di Marwah sebagaimana beliau membaca di Shafa.

Sumber: HR. Muslim 2/888

  • 13. Saat Berada Di Area Lampu Hijau

ٱللَّهُمَّ ٱغْفِرْ وَٱرْحَمْ وَأَنتَ ٱلْأَعَزُّ ٱلْأَكْرَمُ

Latin

Allahummaghfirli warham wa antal a'azzul akrom

Arti

Ya Rabbku, ampuni dan rahmatilah aku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa dan Maha Pemurah.

Keutamaan

Ketika sa'i, tidak ada dzikir-dzikir tertentu, maka boleh berdzikir, berdo'a, atau membaca bacaan-bacaan yang dikehendaki. Tidaklah mengapa membaca doa diatas karena telah diriwayatkan dari 'Abdullah bin Mas'ud dan 'Abdullah bin 'Umar radhiyallahu 'anhuma bahwasanya mereka membacanya ketika sa'i.

Sumber: HR. at-Tirmidzi

  • 14. Doa Pada Hari Arafah(Haji)

لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَحْدَهُۥ لَا شَرِيكَ لَهُۥ لَهُ ٱلْمُلْكُ وَلَهُ ٱلْحَمْدُ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Latin

Laa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'alaa kulli syai-in qodiir.

Arti

Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Keutamaan

Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: Doa yang terbaik (yang mustajab) adalah di hari Arafah, dan sebaik-baiknya apa yang aku dan para nabi baca.

Sumber: HR. At-Tirmidzi dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/ 184. Al-Albani menyatakan, hadits tersebut adalah hasan. Lihat pula Al-Ahaditsush Shahihah lil-Albani 4/6

  • 15. Bacaan di Masy'aril Haram (Muzdalifah)(Haji)

Keutamaan

Setelah sholat subuh Nabi Shallallahu'alaihi wasallam menghadap kiblat, berdoa, membaca takbir dan tahlil serta kalimat tauhid. Beliau terus berdoa hingga fajar menyingsing. Kemudian beliau berangkat (ke Mina) sebelum matahari terbit.

Sumber: HR. Muslim 2/891

  • 16. Bertakbir Setiap Melempar Jumrah (Haji)

ٱللَّهُ أَكْبَرُ

Latin

Allahuakbar

Arti

Allah Maha Besar.

Keutamaan

Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bertakbir pada setiap melempar tiga Jumrah dengan batu kecil, kemudian beliau maju dan berdiri untuk berdoa dengan menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangannya setelah melempar Jumrah yang pertama dan kedua. Adapun untuk Jumrah Aqabah, beliau melempar dan bertakbir, dan beliau tidak berdiri di situ, tapi langsung pergi (tidak berdoa)

Sumber: HR. Al-Bukhari dengan Fathul Bari 3/583, 3/584 dan 3/581. Muslim juga meriwayatkannya

Mau menghitung dzikir?

Pakai tasbih online gratis, atau simpan dzikirmu dengan pengingat dan riwayat di Dzikir App.

Buka tasbih online

App Store

Google Play

Aplikasi Web

Mac App Store

Microsoft Store

Snap Store

Dzikir dan doa lainnya

Dzikir pagiDzikir petangDzikir setelah sholatDoa harianDoa pilihanDoa wudhuDoa Ramadhan

Teks dari Dzikir App, dengan sumber seperti tercantum di setiap bacaan.

© 2026 TIM SYAAP SYAAP Hak cipta dilindungi.

BerandaDzikir & doaTasbih onlinePanduanHubungi DukunganKebijakan Privasi